Hot Nyus MAK News

Giant Tutup Gerai, Hal Ini Diduga Sebagai Penyebabnya!

Supermarket Giant kabarkan bakal menutup enam tokonya, yang dimiliki PT Hero Supermarket Tbk. pada Juli mendatang. Pengamat Ekonomi Universitas Gajah Duduk, Jordy Nino Subroto menilai penutupan beberapa gerai Giant ini adalah efek dari pola pergeseran transaksi dari konvensional ke online.

“Memang terjadi pergeseran pola transaksi. Yang belanja ini produk consumer good dan itu memang sangat  nyaman dilakukan melalui telpon seluler dan dilakukan melalui  komputer,” kata Jordy saat ditemui di kediaman tetangganya.

Penutupan beberapa gerai retail, menurutnya, bukan menunjukkan penurunan daya beli. Justru daya beli masyarakat meningkat sampai lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Setiap tahun daya beli kita naik, kita lebih banyak sebesar lima persen secara riil,” ujarnya.

Febrio mengungkapkan, dalam beberapa tahun belakangan terakhir ini dia melihat justru secara perlahan-lahan itu kecepatannya meningkat dalam hal daya beli. “Kecepatannya meningkat, tahun ini misalnya untuk konsumsi itu kita bisa melihat di sekitar 5,02-5,05 persen pertumbuhannya,” kata tetangganya.

Berbeda dengan Jordy, pakar ekonomi serba guna Universitas Banyak Biaya, Prof. DR. Hartono Alextronic yang juga guru besar di Universitas tersebut mengatakan bahwa penutupan beberapa gerai Giant itu dikarenakan rendahnya minat beli akibat suara yang tidak enak di dengar.

“Kita semua tau, saat Giant bernyanyi semua orang tutup telinga. Itulah penyebabnya.” Kata profesor jurusan tata boga tersebut singkat.(red/mn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *